Tunggu, sedang memuat. . .

Sinopsis Uttaran Episode 412 Jumat 16 September 2016 Bagian Pertama

Sinopsis Uttaran Episode 412 Jumat 16 September 2016 Bagian Pertama – Pada episode sebelumnya diceritakan jika ekadish meminta meethi untuk makan buah dan saat apel dari nandini hendak dimakan meethi, sankrant berteriak dengan keras sehingga meethi batal menggigit apel beracun tersebut.

Sankrant lalu memaksa ambika untuk berjalan mendekati meethi dan juga ekadish sambil membawa laptop dan akash datang sebab mendengar keributan tersebut.

Sankrant lalu berkat pada ambika jika ia hanya akan memberi satu kali kesempatan untuk ambika agar bisa bicara dengan jujur dan jika ambika berbohong lagi maka pintu rumah akan tertutup selamanya untuk ambika.

Baca Juga: Sinopsis Uttaran Episode 411 Kamis 15 September 2016

Ambika lalu berkata jika ia sudah mengakui semua kesalahannya dan ia tidak mengerti apa yang dimaksud oleh sankrant dan meethi meminta sankrant untuk tenang dan mengatakan apa yang terjadi.

Sankrant berkata jika meethi benar bahwa orang seperti ambika tidak akan pernah bisa berubah.

sinopsis-uttaran-episode-412-jumat-16-september-2016-bagian-pertama

sinopsis-uttaran-episode-412-jumat-16-september-2016-bagian-pertama

Sankrant lalu memutar rekaman ambika yang sedang menelepon seseorang di laptopnya, ambika menghubungi pengacaranya dan ingin ibunya dibebaskan dari tuduhan percobaan pembunuhan ekadish chatterjee.

Semua orang yang ada disitu kaget saat mengetahui jika ambika adalah putri dari mauli dan mauli adalah malvika istri pertama dari rathore.

Sankrant berkata jika permainan ambika sudah selesai sebab kebenaran sudha terungkap di depan semua orang, sankrant berkata jika ia mengerti jika ambika dan ibunya datang kesitu untuk menentang mereka.

Ekadish lalu duduk di sofa dan berkata satu masalah sudah pergi dan masalah yang lainnya datang dan sankrant bertanya apa rumah mereka sudah bersih benar sebab mereka sudah menangkap basah semua musuh mereka.


Paling POPULER : Sinopsis Terbaru

Sankrant berkata pada ambika jika ia bisa menjelaskan sesukanya entah itu bohong atau jujur namun ia tetap harus pergi dari rumah bundela.

Sankrant berkata jika ia harusnya mendengarkan meethi sebab ambika datang untuk mereka dan tidak ada penyebab lain yang membuat mauli datang ke rumah mereka.

Sankrant lalu bertanya pada ambika kenapa ia hanya diam, apa karena sudah tertangkap basah atau sedang menyusun rencana lainnya.

Sankranta berkata jika ambika berbohong dan tidak pergi ke dokter sebab dokter tidak masuk hari itu dan sankrant bertanya kemana ia pergi.

Ambika berkata jika ia pergi mengunjungi ibunya dan benar jika ia masuk ke rumah bundela sebagai mauli untuk membawa ambika kembali ke rumah itu dan memang niatnya ingin membalas dendam pada semuanya.

Sankrant berkata jika ambika sudah menipu mereka semua bahkan ingin membunuh ibunya dan ambika langsung membantahnya jika nandini yang sudah menjebak ibunya dengan tuduhan palsu.

Ambika tidak mengerti kenapa nandini melakukan itu namun ia hanya ingin membebaskan ibunya dan sankrant bertepuk tangan.

Sankrant berkata jika ia sudah bertengkar dengan akash kakaknya dan juga meethi hanya demi ambika, bahkan sankrant sudah merendahkan ibunya demi ambika lalu sankrant meminta ambika untuk pergi.

Ambika bertanya kemana ia harus pergi dan sankrant berkata ke tempat ibunya di dalam penjara lalu sankrant mendorong ambika dan meethi langsung menangkap dan menyentuh wajah ambika lalu bertanya apa ambika tidak apa – apa lalu ambika teringat dengan perkataan ibunya.

Sankrant meminta meethi agar tidak menghentikan ambika sebab ia tidak pantas tinggal disitu serta hanya akan melenyapkan mereka sehingga sankrant tidak ingin melihat wajah ambika lagi.

Meethi lalu bertanya pada sankrant apa ia hanya bisa melihat kesalahan ambika dan bagaiman dengan kesalahannya, sankrant yang memutuskan untuk menikahi ambika dan mereka semua ingin sankrant menikah dengan kajri namun sankrant menghancurkannya sebab masih cinta dengan ambika.

Meethi berkata jika sankrant sakit hati sebab masih cinta dengan ambika dan ambika sudah menghancurkan kepercayaan sankrant sekali lagi.

Namun meethi meminta sankrant untuk mengingat jika ambika sedang mengandung anak sankrant dan ia tidak boleh mengabaikan sebab mereka berdua yang melakukan kesalahan bukan bayi mereka.

Meethi lalu berkata pada ambika jika dewa sudah menganugerakan mereka seorang bayi dan mungkin ambika tidak mengerti apa artinya menjadi seorang ibu.

Demikian ulasan tentang sinopsis Uttaran episode 412 Bagian Pertama yang bisa sinopsisterbaru.com berikan untuk anda, terimakasih telah mengunjungi situs kami.

Sinopsis Uttaran Episode 412 Jumat 16 September 2016 Bagian Pertama | Maressa Bernadetta | 4.5
error: Content is protected !!