Tunggu, sedang memuat. . .

Sinopsis Uttaran Episode 408 Senin 12 September 2016

Sinopsis Uttaran Episode 408 Senin 12 September 2016 – Vishnu menghubungi mukhta dan cerita tentang nandini dan mukhta berkata akan datang menemui meethi.

Vshnu melarang mukhta dan memintanya untuk tetap di rumah kakek sampai semua bisa membaik dan mukhta menurut.

Ekadish sedang menemani akash melakukan pooja dan akash membaca mantra sambil mengenang keindahan bersama dengan meethi.

Baca Juga: Sinopsis Uttaran Episode 407 Minggu 11 September 2016 Bagian Kedua

Sementara itu, damini sedang menemani meethi di kamarnya dan meethi haus lalu damini mengambilkan minum untuk meethi dan saat mengambil air damini baru menyadari sesuatu dan bertanya pada meethi dimana patung dewa Ganpati milik meethi.

Damini lalu mencari patung tersebut setelah memawakan air untuk meethi dan damini melihat akash sedang melakukan pooja ditemani ekadish dan ekadish berkata sudah 97 tersisa 11 lagi.

sinopsis-uttaran-episode-408-senin-12-september-2016

sinopsis-uttaran-episode-408-senin-12-september-2016

Akash masih meneruskan poojanya dan saat mantar ke 106 ia mendengar meethi berteriak memanggil namanya.

Damini meminta akash agar tidak kehilangan fokusnya sebab sihir hitam sedang mengganggu akash dan ppoja itu untuk menyelamatkan meethi sehingga akash harus melanjutkan.

Meethi berteriak lagi memanggil nama akash dan akash membuka matanya dan menghentikan mantranya lalu berlari ke kamar meethi dan ekadish berteriak jangan.

Akash masuk ke kamar dan meethi tidak ada lalu akash mencarinya dan tiba – tiba meethi datang lalu memeluk akash dan akash bersyukur sebab meethi baik – baik saja.

Dengan diam – diam meethi mengangkat pisau dibelakang akash dan berkata jika mereka akan abaik -baik saja bisik meethi sambil memeluk akash.

Meethi berkata jika akash belum menyelesaikan poojanya dan harus membaca mantra sebanyak 108 kali lalu berkata jika akash akan mati sekrang.


Paling POPULER : Sinopsis Terbaru

Meethi melepas pelukannya dan akash kaget sebab meethi sudah memegang pisau, akash kemudian jatuh disamping tempat tidur dan lengannya berdarah.

Pintu kamar tiba – tiba tertutup sendiri dan akash berusaha bangkit berdiri, akash berkata pada meethi jika mereka sudah melewati banyak rintangan bersama sebab cinta mereka murni dan tidak ada sihir yang bisa mempengaruhi mereka sebab Dewa bersama mereka dan roh jahat harus dikalahkan.

Meethi mencekik leher akash dan mengangkatnya sampai akash tergantung lalu melemparnya ke tempat tidur dan tiba – tiba meethi sadar lalu menangis.

Meethi bertanya pada akash apa yang terjadi padanya dan memohon agar diselamatkan, saat akash akan berdiri, roh jahat kembali masuk ke tubuh meethi.

Meethi berkata apa yang bisa dilakukan cinta akash lalu tertawa dan akash berkata ia akan melindungi istrinya dari semua yang buruk dan akash memeluk meethi.

Akash berkata jika meethi akan baik – baik saja dan meminta meethi untuk mengingat ia putri dari siapa dan ibunya tidak pernah menyerah sepanjang hidupnya.

Meethi mendorong akash dengan kuat dan akash jatuh lalu menabrak meja dan meethi kembali sadar sebentar lalu menjatuhkan pisau di tangannya dan meethi sangat takut saat tahu ada roh jahat didalam tubuhnya.

Meethi berkata tidak tahu apa yang sudah terjadu dan ia melukai akash dan roh jahat masuk kembali ke badan meethi.

Akash lalu memegang lukanya sambil menahan rasa sakit dan bertanya apa yang terjadi pada meethi dan berkata jika ia adalah akash meethi.

Damini dan ekadish menggedor pintu kamar meethi dan meethi kembali mengambil pisau lalu mendekati akash.

Akash berkata jika seseorang sedang berusaha memisahkan mereka dan meethi harus melawan roh jahat itu dan mengingat sumpah pernikahan mereka.

Akash berkata namanya tertulis di mangalsutra yang melingkar di leher meethi, sementara meethi berjuang melawan roh jahat yang ingin membunuh akash dan berusaha mengendalikannya.

Akash lalu mengambil darahnya di lantai dan mengoleskannya ke dahi meethi dan meethi terdorong ke belakang dan roh jahat pergi meninggalkan meethi.

Akash lalu menangkap meethi sebelum meethi jatuh pingsan dan vishnu membantu damini serta ekadish mendobrak pintu dan mereka melihat akash sedang menggendong meethi ke tempat tidur.

Vishnu bertanya apa yang terjadi pada meethi dan akash berkata meethi baik – baik saja sekarang lalu mereka meninggalkan kamar setelah meethi membuka matanya dan akash mencium kening meethi,

Meethi lalu meminta maaf dan mencium luka akash di lengannya sambil menangis, guru ma lalu menghubungi nandini dan berkata serangannya gagal dan itu tidak pernah terjadi sebelumnya dan meminta nandini agar cepat menemuinya.

Nandini lalu pergi dengan taksi dan mukhta datang bertepatan dengan nandini yang akan pergi dan mukhta memutuskan untuk mengikuti nandini.

Jangan lewatkan kelanjutan cerita Uttaran episode ke 409 yang akan semakin seru dari sinopsisterbaru.com berikutnya.

Sinopsis Uttaran Episode 408 Senin 12 September 2016 | Maressa Bernadetta | 4.5
error: Content is protected !!