Tunggu, sedang memuat. . .

Sinopsis Cansu Hazal Season 2 Jumat 12 Agustus Episode 50 Bagian Kedua

Sinopsis Cansu Hazal Season 2 Jumat 12 Agustus Episode 50 Bagian Kedua – Pagi hari dilara menelepon nana dan nana terdengar sedang sakit. Dilara lalu menutup teleponnya dan menghubungi bahtiar untuk menyiapkan mobil dan dilara langsung pergi. Harun yang masih ada di sektiar rumah kaget melihat dilara keluar dan ia mengikuti mobil dilara.

Sementara itu, gulseren sedang memasak sambil bicara dengan cihan di telepon dan bell berbunyi lalu ia membukakan pintu dan ada seorang lelaki mengirimkan sebuah tas dan gulseren menerimanya.

Saat gulseren membukanya, ternyata isinya adalah sebuah perhiasan dan terdapat satu set perhiasan dan ia menduga itu dari cihan. Cihan kemudian tersenyum mendengar perkataan gulseren.

Candan sedang keluar dari rumah sambil bicara dengan yildirim lewat telepon, setelah selesai ia kemudian masuk kedalam mobil dan kembali menelepon seseorang untuk bertanya sesuatu.

Dilara sampai di rumah nana lalu segera turun dan meminta bahtiar untuk memanggil dokter lalu ia masuk ke dalam. Setelah hamzy pergi, harun turun dari mobilnya dan mencari rumayang dikunjungi dilara.

Dilara mencoba merawat nana sendiri, namun kondisi nana yang semakin parah maka dilara keluar dari rumah dan berteriak minta tolong. Harun lalu datang dan dilara kaget melihatnya. Harun bertanya kenapa dilara berteriak dan dilara menjawab dengan terbata jika ia butuh pertolongan, harun lalu masuk untuk menolong nana bersama dilara.

Sementara itu, candan ada dalam perjalanan namun ia bingung karena supir membawanya kearah yang berbeda. Candan lalu bertanya pada supir dan suara cagatay yang menjawab yang membuat candan sangat kaget lalu berusaha untuk melarikan diri namun gagal. Cagatay tersenyum sementara candan ketakutan.

Baca Juga: Sinopsis Cansu Hazal Season 2 Jumat 12 Agustus Episode 50

Sinopsis Cansu Hazal Season 2 Jumat 12 Agustus Episode 50 Bagian Kedua

Sinopsis Cansu Hazal Season 2 Jumat 12 Agustus Episode 50 Bagian Kedua

Nana semakin membaik dan dilara duduk disampingnya untuk menemani lalu berbicara. Dilara kemudian keluar menemui harun dan harun memegang tangan dilara tetapi dilara melepasnya. Harun berkata ia sangat cinta pada dilara tetapi dilara sudah tidak peduli lagi dan berkata sesuatu yang membuat harun terkejut. Harun terdiam dan meneteskan air mata sementara dilara hanya diam menatap harun.


Paling POPULER : Sinopsis Terbaru

Cagatay lalu membawa mobilnya menuju gedung kosong dan mengeluarkan candan dengan paksa. Sementara harun sedang dijalan ia menerima telepon dari cagatay yang berkata telah mendapatkan candan dan harun langsung bergegas kesana.

Sementara itu, gulseren sedang membaca sebuah majalah dan bel rumahnya berbunyi. Gulseren lalu membukakan pintu dan kaget melihat dilara ada disana. Dilara lalu berkata sesuatu dan gulseren mempersilahkan dilara untuk masuk.

Harun memberikan foto cihan pada seorang pria dan juga sebuah senjata dan pris tersebut langsung pergi. Sementara cihan sedang ada di balkon rumah barunya sambil melihat – lihat pemandangan. Cansu lalu datang dan memeluk ayahnya dan mereka bicara sebentar.

Dilara kemduian duduk dan gulseren menawarkan minum pada dilara. Dilara lalu melihat majalah yang sedang dibaca gulseren. Dilara kemudian bicara dengan gulseren dengan nada yang pelan dan berkata sesuatu yang membuat gulseren kaget lalu ia pamit dan pergi.

Di perjalanan, dilara hanya termenung begitu juga dengan gulseren di rumahnya, sementara cansu dan ayahnya masih bicara di balkon membicarakan dilara.

Harun sedang menatap foto dilara di ipadnya sedangkan catagay menelepon harun tetapi tidak diangkat dan membuat catagay khawatir karena teleponnya tidak diangkat.

Harun lalu pergi menuju rumah dilara. Sementara di apartemen gulseren, deriya baru pulang kerja dan bingung melihat gulseren sedang termenung lalu bertanya pada gulseren dan gulseren berkata dilara baru saja datang.

Sementara harun terdiam di mobilnya di sekitar rumah dilara dan ia melihat mobil cihan masuk ke garasi. Harun lalu menelepon tulcay dan berkata sesuatu tentang cihan dan setelah selesai menelepon ia langsung pergi.

Deriya dan gulseren sedang bicara tentang kedatangan dilara sedangkan dilara dan cihan sedang diruang kerja bicara tentang gulseren.

Harun kemudian mendatangi candan yang tidur di sofa dan candan bangun mendengar suara teh sedang diaduk oleh harun untuknya. Canda mau bicara tapi harun melarangnya. Harun lalu meminta senjata pada catagay dan meminta catagay beserta anak buahnya untuk pergi.

Canda kemudian berusaha membela diri karena takut. Harun lalu memperlihatkan foto dirinya bersama candan dan candan menangis sambil menjelaskan lalu harun mengancam candan dengan senjata.

Sementara itu, dilara sedang berkaca dan kemudian keluar dari kamarnya ke dapur dan disana ada seyma serta emine yang sedang bicara. Dilara lalu membahas pernikahan cihan dengan gulseren dan emine menangis mendengar perkataan dilara lalu ia pergi dari situ.

Cihan dan hazal sedang ada di lift menuju ke bawah dan cihan meminta hamzy untuk mengantar hazal. Cihan lalu menerima telepon dari yilidrim yang mengatakan jika candan hilang.

Sedangkan harun masih bersama dengan candan sambil bicara tentang dilara lalu harun menembakkan senjatanya pada candan dan candan teriak, ternyata senjata itu tidak ada pelurunya. Harun tertawa dan berkata pada candan agar pergi lalu candan segera keluar.

Ozan bersama cansu sedang dalam perjalanan dan mereka berbicara sambil sedikit berselisih paham.

Sinopsis Cansu Hazal Season 2 Jumat 12 Agustus Episode 50 Bagian Kedua | Maressa Bernadetta | 4.5
error: Content is protected !!