Tunggu, sedang memuat. . .

Sinopsis Uttaran Episode 363 Bagian Ketiga

Sinopsis Uttaran Episode 363 Bagian Ketiga – Sementara itu, seluruh keluarga chatterjee datang ke sebuah kuil dimana akash akan melakukan ritual pooja untuk mendapatkan seorang anak, pada pooja ini akash harus mondar mandir mengambil air sumur dan berjalan melewati bara api dan mnyiramkannya pada patung dewa.

Meethi berkata pada akash sudah cukup dan ekadish berkata jika meethi tidak perlu khawatir karena akash harus menyiram air ke patung dewa sebanyak 108 kali dan ini adalah doa pooja dan ekadish berkata pada meethi agar membantu dalam doa agar ini berhasil.

Akash lalu berteriak dan terjatuh keluar dari bara api dan meethi berlari ke arah pendeta dan memohon agar pooja itu dihentikan dan akash tidak akan dapat melakukannya lagi.

Pendeta lalu berkata jika akash hanya perlu melakukan itu 8 kali lagi dan akash sangat yakin pada dirinya sendiri dan berkata untuk membiarkan akash melakukannya.

Baca Juga: Sinopsis Uttaran Episode 363 Bagian Kedua
Sinopsis Uttaran Episode 363 Bagian Ketiga

Sinopsis Uttaran Episode 363 Bagian Ketiga

Akash lalu jatuh lagi saat sedang berjalan diatas bara api yang ke 105 kali dan meethi berlari ke akash dan bertanya mengapa akash masih melakukannya meskipun meethi telah melarangnya, sedangkan pendeta berkata untuk mengisi potnya kembali dan mengantarnya ke patung dewa, meethi berkata sudah cukup pada akash.


Paling POPULER : Sinopsis Terbaru

Akash berkata agar meethi percaya padanya karena ia dapat melakukan pooja ini untuk bayi mereka dan bahkan akash menambahkan dapat melakukan ini 1008 kali dan meethi berkata jika akash telah kehilangan akalnya.

Ekadish berkata pada meethi agar ia tidak cemas karena putranya bisa melakukan semua itu dan ekadish yakin akan segera mendapatkan cucu pewaris.

Akash akhirnya menyelesaikan ritual pooja itu dengan susah payah dan pendeta mengatakan pada akash untuk menunggu sebentar lagi sebelum melakukan ritual yang berikutnya.

Meethi lalu berkata dalam hati jika akash pasti marah jika tahu tidak ada gunanya ritual itu karena tidak dapat merubah takdir meethi, angin yang kecang membuat akash jatuh dan meethi berlari kearah akash.

Akash berkata mengapa ia memaksakan diri dan pendeta berkata jika itu pertanda yang buruk karena poojanya belum lengkap dan akash meminta maaf pada meethi karena tidak dapat menyelesaikan pooja itu dan meethi menutup mulut akash dengan tangannya dan berkata cukup dan mengajaknya untuk pulang.

Rathore sedang memeluk dan mengecup tapasya yang sedang memandang bulan dari jendela kamar dan rathore berkata jika tapasya adalah bulan untuknya lalu tiba – tiba hujan pun turun dan rathore mentup jendela kamarnya.

Tapasya bertanya pada rathore kenapa ia terus memandangnya dan rathore berkata bahwa telah berulang kali waktu berusaha untuk memisahkan mereka namun mereka tidak pernah berjauhan dan tetap bersama sambil melanjutkan kisah yang pernah ditinggalkan.

Tapasya berkata jika ia merasa seperti pertama kali bertemu ditempat yang sama dan rathore berkata jika tidak ada lagi yang akan datang kecuali cinta mereka berdua.

Rathore lalu mancium dahi dan kedua mata tapasya dan berkata jika ia bersumpah mereka akan terus seperti itu.

Keesokan paginya, tahore membuatkan kopi untuk tapasya dan membangunkan tapasya dengan mencium keningnya dan mengucapkan selamat pagi. Tapasya bangun dan meminta maaf karena harusnya ia bangun lebih dulu untuk menyiapkan sarapan dan rathore berkata tidak apa – apa karena tapasya masih butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan rumah tersebut dan meminta mana selamat pagi untuknya.

Tapasya lalu mengecup pipi rathore dan mengucapkan selamat pagi lalu rathore memberikan kopi untuk tapasya dan tapasya berkata jika kopi buatan rathore masih sama seperti dulu lalu rathore bercerita bagaimana ia mendapat biji kopi terbaik dari banyak negara

Sinopsis Uttaran Episode 363 Bagian Ketiga | Maressa Bernadetta | 4.5
error: Content is protected !!