Tunggu, sedang memuat. . .

Sinopsis Turki EliF Episode 145 Bagian 1 dan 2

Tetangga tempat Melek bekerja mengunjungi Melek. Awalnya mereka berbincang-bincang biasa dan menceritakan Elif. Tiba-tiba Melih muncul dan berkata “meja dan kursi nya sebentar lagi akan datang, tidak apa-apa kan?”. Melek hanya tersenyum kecil mendengar perkataan Melih. Melih “Elif, lihat apa kau suka ini?”. Melih memberikan sesuatu pada Elif. Tetangga tadi “Lihatlah, ayah dan anak sangat akur”. Melek “Ayah dan anak?”. Melih “tunggu dulu, jangan salah paham dulu. aku bukan ayahnya Elif. Aku ini temannya Melek”. tetangga tadi merasa tidak enak lalu permisi pulang. Melek merasa tidak senang dengan anggapan orang seperti itu.

Sinopsis Per-Episode Serial Drama Turki Elif Episode 145 - Bagian 1
Melek mengajak Melih berbicara diluar. Melek “Lihatlah baru hari pertama saja sudah seperti ini”. Melih “maaf, aku tidak bermaksud membuat orang beranggapan salah tentangku”. Melek “mengurus satu anak saja aku sudah susah, jangan sampai perkataan orang membuat hidupku tidak tenang. Tolong katakan Melih, apa maksudmu dengan semua ini. Kalau kau tidak memberiku penjelasan, aku tidak akan mau bertemu denganmu lagi”. 
Melih hanya terdiam, Melek menambahkan “Kalau nanti ada yang bertanya kau itu siapa, apa yang harus aku jawab?”. Melih “katakan kalau aku ini… “. Melih terdiam sesaat “katakan saja kalau aku ini… adalah kakakmu”. Melek terkejut mendengar perkataan Melih. Melek “kakakku? aku tidak mengerti maksudmu”. Melih “memang sedikit tidak bisa dipercaya tapi kau memang adalah adikku”. Melek “kalau perkataanmu ini hanya main-main, aku”. Melih “tidak, aku pun tidak ingin mengatakannya seperti ini”. Melek “aku tidak punya keluarga apa lagi seorang kakak”. Melih “benar, dia meninggalkan seorang adik untukku”. Melek “tidak, aku tidak bisa percaya ini”.
Salim dan Zeynep selesai berbelanja, mereka bertengkar layaknya suami istri.
Melih “aku habiskan hidupku di panti asuhan, aku tidak bisa menemukan adikku saat itu. Kau saat itu masih bayi Melek. Kalau saat ini aku masih hidup, itu karena aku ingin bertemu dengan adikku”. Melek “aku turut bersedih dengan kehidupanmu tuan Melih tapi aku hidup dan dibesarkan dikeluarga Emirelgu. Bagaimana mungkin aku memiliki kakak sedangkan aku tinggal bersama mereka dari waktu aku bayi”. 
Melih “semua yang kau dengar dari mereka adalah dongeng sebelum tidur. Aku tau semau tentangmu Melek, apa kau tau bekas luka ditanganmu dan kenapa namamu adalah Melek?”. Melek hanya terdiam dan masih tidak percaya dengan cerita Melih mengenai dia adalah adiknya. Melih menceritakan semuanya mengenai Melek dan keluarganya. Melih berjanji akan membuat Melek mengetahui kebenaran mengenai hubungan mereka. Melek masih belum bisa menerima perkataan Melih, Melih permisi untuk pergi dan berjanji akan datang kembali membawa kebenarannya.

Salim dan Zeynep tiba direstoran, Zeynep heran karena sudah ada kursi dan meja didepan. Salim mengajak Zeynep masuk dan bertanya pada Melek. 

Elif menyambut mereka, Salim memberi selamat pada Melek dan memberi komentar mengenai restoran yang strategis ini. Zeynep melihat sikap Melek yang aneh, Zeynep meminta Salim dan Elif mengeluarkan belanja. Zeynep “kau terlihat murung, kau tidak apa-apa Melek?”. Melek “tidak, mungkin aku hanya gugup. Kalian belanja banyak sekali, oh Salim”.
Melih merasa menyesal, dia kehilangan kendali dan akhirnya mengatakan itu semua pada Melek. Melih “setelah bertahun-tahun aku mencarimu Melek, aku tidak akan berpisah lagi denganmu. Ayah, ibu, aku berjanji akan selalu bersama Melek, aku tidak akan berpisah lagi dengan adikku”.
Melih “kalau saja paman melihat pandangannya padaku, seakan memandang orang lain. Dia tidak percaya dengan perkataanku, bagaimana caranya paman, mengatakan kalau aku ini adalah kakaknya”. Paman Melih “kau harus sabar anakku, dia sedang menanggung beban yang berat, kau harus tetap berada disampingnya, tetaplah bersabar”.
Kenan menghubungi seseorang dan meminta semua daftar panggilan dari nomor Arzu. Seyda mendengar pembicaraan Kenan. Seyda segera menghubungi Erkut dan memberitahu itu .


Paling POPULER : Sinopsis Terbaru


BAGIAN 2


Melek duduk termenung dimeja luar restoran, Elif memanggilnya tetapi Melek termenung. Elif mendekati Melek, barulah Melek mendengarkannya. Gulnur datang mengunjungi mereka, Gulnur memberi selamat pada Melek.

Melih teringat saat pertama kali dia menemui Melek dirumahnya. Saat itu Melih hanya ingin menemui Melek, adik kandungnya dan ingin selalu membantu Melek tanpa harus memberitahunya bahwa Melih adalah kakak kandung Melek. Melih merasa sedih karena Melek menolak untuk percaya kebenaran yang diberitahukan oleh Melih.
Dirumah Kenan, Pelin mengunjungi Arzu setelah mendapat kabar bahwa Arzu kecelakaan, Pelin berbincang-bincang dengan Aliye tiba-tiba Arzu bertanya “Sebenarnya kamu ini siapa?”. Pelin ingin menjawab bahwa dia adalah calon istri Salim tapi Aliye terlebih dahulu memotongnya dan memberitahu Arzu bahwa Pelin adalah temannya Salim. Pelin protes karena sebelum Arzu kecelakaan, mereka sudah merencanakan untuk menjodohkan Pelin dan Salim.
Melek termenung dirumahnya memikirkan semua yang terjadi antara dia dan Melih. Saat pertama kali Melih datang kerumahnya, saat Melih membawa pengacara untuk membelanya dipengadilan, Melih melakukan semua hal untuk membantunya. Zeynep menghampiri Melek yang termenung dan tercium bau kue yang hangus. Melek lupa kalau dia sedang memasak kue. Zeynep heran dan aneh melihat sikap Melek yang tiba-tiba jadi berubah dan suka melamun.
Melek teringat saat dia kecil dulu dirumah Kenan, Ipek dan Salim sedang bermain lalu mereka memanggil Kenan. Melek berkata “kau beruntung Kenan, kau memiliki adik dan keluarga, aku hanya sendiri. kadang-kadang aku ingin memiliki kakak yang selalu melindungiku”. Kenan “kau memiliki aku, aku akan menjadi kakakmu”. 


Keesokan harinya, Melek mendatangi rumah Kenan. Melek ingin mencari tau mengenai keluarganya dari keluarga Kenan. Melek berdiri didepan pagar rumah Kenan. Tepat kebetulan Kenan baru saja keluar dari pintu rumahnya. Kenan berjalan ke arah mobilnya lalu saat menoleh ke arah pagar, Kenan melihat Melek. Kenan segera menghampiri Melek didepan pagar. Kenan “Melek, apa yang kau lakukan disini?”. Melek “aku ingin menanyakan sesuatu Kenan”. Kenan “apa yang ingin kau tanyakan?”. Melek “ini mengenai keluargaku”.

Tugce sudah bersiap-siap untuk pergi berlibur bersama ayah dan ibunya. Arzu turun dan menghampiri Tugce. Aliye bertanya apa obat Arzu sudah dibawa, Gonca menjawab sudah.
Kenan mengatakan apa yang dia ketahui tentang keluarga Melek. Lalu tiba-tiba Tugce memanggil Kenan, Melek melihat Tugce bersama Arzu, Melek langsung bersembunyi. Kenan menoleh ke arah Tugce, Melek langsung pergi meninggalkan Kenan. Kenan kembali masuk kedalam menemui Tugce dan Arzu.
Melek berjalan kembali meninggalkan rumah Kenan, Saat berjalan, tiba-tiba mobil Melih berhenti didepannya. Melek berhenti dan melihat Melih turun dari mobilnya. Melih “Apa kabarmu?”. Melek “Baik, kau sendiri?”. Melih “kulihat kau datang dari rumah keluarga Emirelgu, kau ingin mencari tau kebenarannya?”. Melek hanya terdiam dan mengangguk. Melih “kalau kau ingin tau kebenarannya, aku akan menunjukkannya. Ikutlah”. Melek “kemana?’. Melih “ada yang ingin aku tunjukkan padamu”. Melek yang penasaran dan ingin tau akhirnya menyetujui dan naik ke mobil Melih. Melih mengendarai mobilnya lalu mereka sampai disebuah tempat yang sepi.
Melih dan Melek berjalan menuju sebuah makam, dua makam yang ada disana. Melek melihat makam tersebut dan membaca namanya “Ayah dan ibuku”. Melih mengangguk. Melek terkejut melihat makam tersebut. 
Sinopsis Turki EliF Episode 145 Bagian 1 dan 2 | Maressa Bernadetta | 4.5
error: Content is protected !!