Tunggu, sedang memuat. . .

Sinopsis Turki Elif Episode 27 – Bagian 1 dan Bagian 2

Dikampus, Zeynep dan Selim sedang mengerjakan tugas. Pelin mendatangi mereka dan menyindir Zeynep karena belakangan tidak membantu Selim mengerjakan tugas. Zeynep emosi karena dia memang tidak datang membantu Selim karena Zeynep sibuk bekerja. Selim yang mendengar perdebatan Zeynep dan Pelin menghentikan pembicaraan mereka dan melanjutkan mengerjakan tugastugas tersebut.
Dilain tempat, Veysel dan Murat berbincang mengenai uang yang akan mereka terima dari Arzu. Murat bertanya “Mau ayah apakan uang sebanyak itu?”. Lalu Veysel menjawab “Ayah punya rencana lain, paman Erkud menemukan tempat lain dan dia bilang kita bisa mendapatkan untung yang besar jika membuka usaha disana”. Ternyata Erkud punya maksud lain membantu Veysel, dia bermaksud ingin mendekati Zeynep. 
Sedangkan Zeynep dan Selim telah selesai mengerjakan tugas. Selim yang bersikap dingin pada Zeynep, bergegas meninggalkan Zeynep. Zeynep yang tidak enak pada Selim meminta maaf karena belakangan tidak bisa membantu Selim dan membiarkan Selim mengerjakan tugas sendirian. Selim pamit dan bergegas pergi meninggalkan Zeynep. Erkud menghubungi Zeynep dan mengajak Zeynep makan. Zeynep menolak dan beralasan sibuk. Diam­diam Pelin dan juga Selim memperhatikan Zeynep. 
Dirumah Kenan, Gonca membawa Elif dan Tugce ke kamar dan menasehati mereka untuk tidak bertengkar. Arzu datang dan memanggil Gonca ke kamarnya. Arzu menceritakan bahwa dia tidak bisa mengambil semua uang yang diminta Veysel, dan hanya bisa membawa setengahnya. Arzu berpikir apa yang harus dia lakukan untuk mendapatkan sisanya. Arzu memberikan kalung hadiah pernikahannya kepada Gonca untuk dijual esok hari. 
Gonca yang senang melihat Arzu kesusahan berpura­pura menanyakan bagaimana perasaan Arzu jika kalung tersebut dijual. Arzu bilang tidak ada cara lain dan dia tidak mau Veysel buka mulut tentang rahasianya. Ayse menghubungi Melek dan menanyakan kabarnya, Ayse menghibur Melek dan berjanji akan secepatnya membawa Elif menemui Melek
Tugce dan Elif tidur di kamar bersama. Tugce mengganggu Elif dan menakut­nakuti Elif. Elif yang ketakutan berlari menuju ruang keluarga dan memeluk Kenan. Saat itu Arzu berada disana bersama Aliye dan juga Ipek. Kenan menenangkan Elif, Arzu menyuruh Elif dan Tugce kembali ke kamar. Ipek mengantar Elif dan Tugce kembali kamar dan tidur. Keesokan harinya, Gonca menghubungi Arzu dan berbohong bahwa jalanan macet dan dia tidak bisa cepat menjual kalung tersebut. Gonca sengaja karena sakit hati kepada Arzu. 
======================================
Arzu gelisah menunggu Gonca pulang membawa uang hasil penjualan kalung. Arzu ketakutan bahwa dia akan terlambat bertemu Veysel dan Veysel akan membongkar rahasia jahat Arzu. Sedangkan Gonca bersantai­santai jalan­jalan menikmati waktunya, Gonca sengaja membiarkan Arzu menunggu lama. 
Ipek berangkat pagi­pagi dan menuju pameran kaligrafi. Tak disangka Ipek bertemu dengan Meli di pameran tersebut. Mereka berbincangbincang dan berkeliling bersama. Meli mengajak Ipek minum kopi bersama sebelum kelas Ipek dimulai. Di cafe, Ipek yang mau duduk tiba­tiba pingsan. 
Kembali kerumah Kenan, Tugce yang manja mengajak neneknya bermain. Aliye menyuruh Tugce bermain sendiri karena dia sedang pusing. Tugce menemui ibunya dan mengajaknya bermain. Arzu yang sedang gelisah memarahi Tugce dan membentaknya. Tugce keluar kamar Arzu dengan muka cemberut. 
Ayse menemui Aliye meminta izin keluar rumah, tiba­tiba bel berdering dan Ayse membuka pintu. Meli berdiri di pintu menggendong Ipek yang pingsan. Aliye meminta Meli membawa Ipek ke kamarnya. Aliye panik dan meminta Ayse menghubungi dokter. Arzu menghubungi Gonca diam­diam dibawah, dan berbicara dengan Gonca. Gonca mengatakn bahwa tidak ada yang mau membeli kalung itu. Arzu emosi dan bertanya “Apa maksudmu tidak ada yang mau membeli? Aku sedang butuh uang sekarang dan melarang Gonca pulang tanpa membawa uangnya”
Tepat bersamaan dengan itu, Meli turun dari tangga dan diam­diam mendengar percakapan Arzu. Arzu balik badan dan mendapati Meli berdiri dihadapannya. Meli bertanya “Aku tidak tau bahwa keluarga anda membutuhkan uang”. Sontak Arzu terkejut dengan pertanyaan Meli. Lalu Meli berkata lagi “Atau mungkin ini bukan masalah keluarga, hanya masalah pribadi anda saja. Aku hanya tidak ingin anda kesulitan sampai harus menjual perhiasan, itu saja maksudku”. Lalu Meli pergi meninggalkan Arzu.
Ditempat kerja, Melek bersedih mengingat Elif. Melek mengatakan kepada Zeynep bahwa Ayse berjanji akan membawa Elif menemui Melek. Zeynep berbisik “Iya jika Arzu melepaskannya”. 
Dirumah Kenan, Aliye menemani Ipek yang baru sadar. Aliye menceritakan bahwa Meli yang membawa Ipek pulang. Selim datang menemui Ipek. Selim mencemaskan keadaan Ipek. Selim tampak kurang senang mendengar bahwa Meli bertemu dengan Ipek. Arzu menuju kamarnya dan sangat kesal setelah bertemu dengan Meli. Veysel menghubungi Arzu dan mengingatkan bahwa jika Arzu tidak datang dan membawa uangnya, maka Veysel akan membongkar semuanya kepada Kenan. Arzu gelisah menunggu Gonca dan kemudian Gonca muncul. 
Gonca bilang bahwa dia gagal menjual kalung Arzu, lalu Arzu membentak Gonca dan mengatai Gonca bodoh karena tidak bisa menjual kalungnya. Selim mengajak Tugce dan Elif ke kampusnya dan sekalian jalanjalan. Aliye membolehkannya karena Ayse harus menjaga Ipek yang sedang sakit. Ayse gagal membawa Elif menemui Melek karena keadaan Ipek yang sedang tidak baik.  
Sinopsis Turki Elif Episode 27 – Bagian 1 dan Bagian 2 | Maressa Bernadetta | 4.5
error: Content is protected !!