Tunggu, sedang memuat. . .

Sinopsis The Producer Episode 1 Part 1

[17 April 2015, Pukul 8:55]
[5 menit. Sebelum Peresmian Karyawan Baru KBS]
Di lapangan parkiran, Tak Ye Jin yang baru sampai mencoba berdandan dengan mengunakan bedak dan lipstik. Setelah itu mobil mercy perak masuk parkir disamping mobil Ye Jin sangat mepet lalu berlari keluar dengan terburu-buru seorang kameramen langsung menyapanya dan menanyakan apakah ia karyawan baru di KBS tahun ini. Baek Seung Chan membernarkan
“Mengapa anda berlari?” tanya VJ.
“Saya pikir saya terlambat untuk upacara peresmian. Apakah anda tahu di mana ruang TS-1?” kata Seung Chan, VJ menunjukan tempat dimana tempat yang dituju oleh Seung Chan

Ye Jin yang baru selesai berdandan menerima telp memberitahu dirinya sangat sibuk karena memiliki acara langsung. Lalu langsung membuka pintunya dengan sangat keras, ia tersadar pintu mobilnya memberikan tanda dan menutup telponnya buru-buru.
“Ya ampun, apa yang harus kulakukan. Maksudku, siapa yang parkir mobil seperti ini? Tidak ada sopan santun.” keluah Ye Jin berusaha keluar dari mobil dengan sangat mepet.
Lalu ia berusaha mengusap dengan roknya supaya bisa hilang bekas dari benturan pintu tapi tetap saja masih ada bekasnya. Ye Jin melihat di dalam ada black box mobil yang mungkin merekam semuanya tapi ia pura-pura tak melakukan apapun dan akan berjalan masuk tapi salah satu VJ wanita sudah berdiri dibelakang merekamnya.
“Kau dari Tim mana?” tanya Ye Jin agak panik
“Documentary 3 Days. Aku mengikuti karyawan baru hari ini.” kata VJ
“Apa kau merekam yang terjadi di sini, termasuk Pintu mobil?” ucap Ye Jin, VJ membenarkan, Ye Jin dengan wajah melas berpikir pasti nomor telp dari pemiliknya itu pasti bisa ia temukan. 

[09:10]
[2015 Peresmian Karyawan Baru KBS]
Di Ruangan TS-1, CEO akan memulai upacara peresmian karyawan baru dan mereka langsung melakukan sumpah termasuk Seung Chan. Lalu seluruh PD memberikan selamat pada karyawan baru KBS.
Salah seorang karyawan diminta memceritakan perasaannya setelah menjadi pegawai KBS. Si pria merasa seperti mimpi selama sedang mengadakan pelatihan tapi setelah menerima ID Card sebagai karyawan KBS ia baru sadar kalau semua itu nyata. Semua karyawan baru bisa masuk ke dalam kantor dengan ID Cardnya. 

Seorang pegawai wanita baru juga ditanya berrpa gaji pada bulan pertman, si wanita terlihat malu-malu untuk memberitahunya. Dengan mata berkaca-kaca ia memberitahu sebesar 1,890,000 won dan ia menemukan semua uangnya pada ibunya. Lalu ia juga menceritakan kalau ia sudah mengangguk selama 4 tahun.
Seung Chan juga diberi pertanyaan alasan dirinya  melamar ke Departemen Variety. Ia terlihat binggung menjelaskanya, VJ pikir Seung Chan enggan berbagi alasan
“Oh. Tidak juga… Orang…orang yang saya suka… bekerja di Departemen Variety. Jadi… Dia adalah senior ketika masih kuliah. Kami berada di jurusan yang sama. Karena saya berharap bisa bekerja di dekatnya.” jelas Seun Chan malu-malu. 
Flash Back
Saat kelulusan kuliah, seorang wanita tersenyum memakai toga dan banyak berfoto. Seung Chan yang membawa bunga ikut foto tapi jaraknya sangat jauh dari si wanita.
“Jika ia menjadi reporter sebaliknya, maka anda akan mengambil ujian reporter? Jika ia menjadi seorang akuntan, maka ujian akuntansi?” komentar VJ, Seung Chan agak binggung menjawabnya. 
 [Episode 1 – Departemen Variety, Tak Diharapkan]
[20 April 2015 11:00 – Pertemuan OJT dimulai.]
Seorang pria memperkenalkan diri bernama  Kim Tae Ho PD dari Departemen Variety. Si pegawai wanita berpikir nama itu dari MBC, tapi sekarang mereka ada di KBS. Tae Hee mengerti mengapa semua pegawai baru benggong karena ia mendengar ada seseorangdi MBC dengan nama yang sama dengannya dan ia mengakui dirinya lebih dulu daripada Tae Hoo MBC dan ia Tae Hoo yang asli.
“Kita punya jadwal yang sibuk hari ini. Kita akan lebih dulu melakukan tur di studio rekaman selama beberapa hari. Tapi, itu sangat tidak efektif.Karena tren terbaru adalah kreativitas, kompetisi, dan seperti.On the Job Training (OJT) yang biasanya berlangsung selama lima hari disini kita akan dilakukan hanya dalam satu hari dengan merubahnya menjadi kreatif dan lebih ekonomis.”jelas Tae Ho, semua pegawai baru mengerti
“Jika kalian merasa bahwa pelatihan ini tidak memungkinkan kalian untuk memahami bagian tertentu dari Departemen Variety kalian dapat membeli buku yang bagus dari toko. Ada sebuah buku berjudul “Apa itu Departemen Variety PD?”” ucap Tae Ho memperlihatkan buku karangan dirinya. 

Tae Ho menceritakan banyak orang yang mendesaknya menulis buku, jadi ia melakukannya. Didepan kamera, Tae Hee mengakui dirinya tak bermaksud menjual buku dikantor dan ia juga ia tak banyak menerima royalti yang banyak dari buku yang ia tulis
“Aku hanya mencoba untuk melakukan hal baik dengan merekomendasikan buku ini.” jelas Tae Hee
Seung Chan memperlihatkan buku karangan Tae Hoo didepan kamera.
“Oh, ketika aku sedang mempersiapkan untuk ujian tertulis aku membelinya berpikir bahwa Kim PD dari “Infinity Challenge” yang menulis itu. Dan bukan hanya aku yang berpikiran begitu,tapi banyak yang lain juga berpikir seperti itu. Bahkan yang aku dengar, ada banyak orang yang mengembalikannya.  Tapi karena aku sudah menulis namaku di sini…Aku tidak bisa mengembalikannya…” cerita Seung Chan dan dibelakang jendela terlihat Tae Ho dengan bangga memegang bukunya 

Tae Ho mulai mengajak berkeliling dengan memberitahu  ‘Happy Together’, ‘Night Market’ yang bernama Yoo Jae Suk. Lalu menyapa seseorang bernama Kwang Soo yang sedang daftar Rating. Tae Hoo menjelaskan kalau itu sebagia rapor untuk PD
“Jadi Kau mendapat tujuh persen. Tujuh persen? Ini rating yang bagus. Tidak mudah mendapatkan tujuh sekarang ini. Dengan musim finale dan saluran kabel…” ucap Tae Ho berusaha memuji depan pegawai baru padahal sebenarnya itu rating yang jelek, Kwang Soo kembali mengambil daftar rating.
Setelah itu Tae Hoo mengajak, ke bagian  ‘Immortal Song’ seseorang PD bernama Jae Young yang selalu mendengarkan musik sepanjang hari. Lalu ia mencoba untuk melepaskan kabel earphone yang ternyata Jae Young sedang sibuk bermain games online dengan earphone.
“Karena ini adalah OJT karyawan Baru, tidak seperti pelatihan, kita seharusnya belajar dari mengamati cara kerja departemen. Jadi aku berharap lebih dari ini. CP telah mengajarkan kita ini dan itu Tapi, kadang-kadang, Aku merasa bingung. ‘Haruskah aku mencatat apa yang dia katakan, atau tidak?’” cerita Seung Chang binggung 

Tae Hoo kembali memperkenalkan  Penulis Lee Mi Rim, menanyakan tentang tiket ‘Gag Concert’ minggu ini, Mi Rim mengatakan ia tak punya, Tae Ho menceritakan kalau dalam kehidupan di  Departemen Variety dapat diringkas dalam tiket.
“Mulai sekarang, setiap kali kalian bertemu orang-orang, semua percakapan akhirnya akan berujung dengan permintaan tiket Gag Concert. Tak apa jika mengatakan ‘tidak’ pada awalnya Karena pada akhirnya kau tidak akan mendapatkan apapun.” ucap Tae Ho yang membuat semua pegawai baru berhenti menulis.
Seung Chan hanya menuliskan “Tiket Gan Concert. Tidak akan mendapatkannya.” tanpa ada penjelasn apapun. Tae Hoo lalu mengajak pada  kebagian ‘The Return of Superman’ lalu ia bertanya pada seorang wanita dimana Bong Ki, ia pikir PD Bong Ki kecapean karena terlalu banyak mengerjakan programnya.
“Baik, tadi malam, PD Bong Ki mabuk berat, jadi dia tidak akan datang sampai sore.” ucap si wanita pada Kamera

 [Siang Hari. Cafeteria KBS]
Tae Hoo membagi-bagikan kupon makan 4000 won dan memberitahu semuanya untuk keluar makan di dekat Universitas Hongik atau Jalan Garosu tanpa alasan. Karena kafetarian itu untuk membangun hubungan dengan rekan-rekan kerja dan mendapatkan semua informasi yang berkaitan dengan siaran.
Dalam hal sebenarnya, Tae Hoo makan dicafetaria hanya untuk bergosip pasangan yang bercerai  lalu bergosip tentang suami bernama Tn. Choi lari membawa uangnya. Lalu Tae Hee membangakan dirinya sebagai senior yang paling baik hati pada juniornya.
“Hei, itu Girls ‘Generation. Mereka akan senang melihat aku di sini. Tapi, pasti menjengkelkan jika ada banyak kerumunan, jadi mari kita makan saja.”kata Tae Ho melihat anggota GG ikut mengantri mengambil makan.
Semua pegawai baru melihat anggota GG melonggo tak percaya kalau Tae Ho mengenal dekat. Tae Ho mengangguk kalau ia sangat kenal.
[Taeyeon dari Girls ‘Generation]
Ia berbicara didepan kamera, mengingat nama PD Kim Tae Ho dari  dari ‘Infinity Challenge’ lalu mengatakan ia tak mengenal sama sekali orang itu 

[14:30, 4 jam sebelum Music Bank]
Tae Hoo mendatangi Ye Jin  untuk  melakukan OJT karena dirnya sibuk ada meeting  antar Kepala Departemen menurutnya para karyawan baru bisa belajar dari siaran langsung yang akan dikerjakan Ye Jin
“Wah, ada banyak yang terjadi hari ini. Aku bahkan mengalami kecelakaan. Tapi Pintu mobil tergores karena terkena pintu mobil disebelahnya” keluh Ye Jin
“Oh…mobilmu penyok karena pintu mobil seseorang? Ini terjadi padaku sekali juga. Wanita yang lebih tua cenderung sering melakukan itu. Membuka pintu mobil tanpa berpikir.” komentar Tae Hoo menenangkan
“Bukan mobilku yang penyok, tapi Aku yang melakukannya.Karena aku membuka pintu mobilku tanpa berpikir! Ini Mobil impor.” ucap Ye Jin kesal
Tae Ho pikir itu mobilnya, Ye Jin mengejek kalau mobil Tae Ho itu adalah mobil impor bekas. Tae Hoo pikir Ye Jin harus segera menghubungi pemiliknya karena nanti akan masuk ke sebagai kasus tabrak lari
“Maksudku kenapa kau mengemudikan mobil impor di negara kecil ini Dan mobil besar itu! Lihatlah Eropa. Meskipun standar hidup mereka lebih tinggi dari kita, mereka semua mengendarai mobil kota. Dan itulah mengapa aku mengendarai mobil kota juga. Bahkan tarif tol sangat mahal.” umpat Ye Jin meluapkan semua rasa kesalnya. 

Seorang pria yang sedari tadi mengumping dibelakang pegawai baru keluar dari ruangan dengan mengirikan SMS
 [14:40 – Kedai Kopi di depan KBS -Tempat manajer selebriti sering hang out.]
Semua yang ada disana menerima pesan “PD Music Bank dalam mood yang buruk hari ini. Anjing Jindo nomor 3, Artis Pendatang baru yang akan diperkenalkan padanya harus mundur dulu untuk saat ini.situasinya sangat serius”
Si pria kacamata binggung kenapa si Anjing Jindo nomor 3. Si pria dengan jaket kulit menceritakan kalau PD Ye Ji sedang membuat kesalahan karena membuat mobil lain penyok dan sangat marah karena  harus mengganti biaya reparasi.
“Aku berharap mobil itu milikku. Lalu aku bisa mengatakan tidak masalah dan menjadi teman dekatnya.” komentar si pria berkacamata
“Apa itu Anjing Jindo No 3?” tanya si pria dengan mengunakan rompi binggung
“Oh itu. Karena kau baru,kau mungkin tidak mengerti. Anjing Jindo adalah kata kode yang kami gunakanuntuk mewakili situasi darurat dari PD Music Bank. Jika itu nomor 3, maka itu tidak terlalu serius. Selama aku tidak memicu apa-apa dengan PD, maka tidak akan terjadi  apa-apa. Ketika itu nomor 2, bahkan jika kau tidak melakukan apapun, kau mungkin akan diserang.” jelas si pria jaket kulit
“Bagaimana dengan nomor 1?” tanya si pria berompi, si pria jaket kulit mengartikan kalau itu adalah perang. 

Ye Jin sudah menemukan nomor pemilik mobil dan mengirimkan pesan  untuk meminta maaf. Tae Ho memperkenalkan Ye Jin  yang akan bertanggung jawab OJT untuk sore ini.  Ia memberitahu kalau Ye Jin  adalah Anggota Inti, Ratu Lebah, dan Anggota Kerajaan dari Departemen Variety lalu menyebutnya sebagia  Dewi, PD Tak Ye Jin. Lalu Ye Jin selesai mengirim pesan dan ingin berbicara.
Saat itu juga, ponsel Seung Chan berbunyi karena pesan yang masuk dari Ye Jin. Tapi Ye Jin memanggil Seung Chan dengan julukan si pemalas, langsung memarahinya karena dalam siaran tak boleh ada bunyi ponsel dan semua dalam keadaan getar.
“Jika telepon berdering selama siaran langsung, maka itu adalah kecelakaan siaran.” tegas Ye Jin
“Maafkan aku.” ucap Seung Chan yang tak melihat pesan lalu memasukan ponsel ke dalam jasnya .
“Dan jangan mengatakan ‘aku minta maaf’ begitu mudahnya. Kita adalah PD. Yang kumaksud adalah bahwa kau tidak harus merendahkan dirimu dengan mudah.” jelas Ye Jin
 [Tak Ye Jin. 35 tahun. -Tahun ke-8 bekerja. PD dari Music Bank]
“Baik, aku cenderung lebih sensitif sebelum siaran langsung. Dan dengan  kecelakaan kecil di pagi hari. Aku mengirim pesan ke pemilik mobil! Tapi, dia belum membacanya bahkan dia tidak membaca pesan. Aku yakin mereka akan membacanya.Tapi ini sedikit aneh” pikir Ye Ji yang berbicara di depan kamera dengan sibuk mengutak-ngatik ponselnya. 

Ye Jin mulai memperkenalakan layar monitor yang menampilkan gambar semua kamera mulai dari 1 sampai 5 dan semua terhubung satu sama lain. Dan yang paling penting adalah membuat panggilan yang sangat akurat.
“Yang paling membuat frustrasi adalah orang-orang yang membuat kamera 2 siaga dan menyebut ‘cut’ pada kamera 3, Lalu mengapa repot-repot membuat kamera 2 siaga, kan? Dan kalian tahu beberapa acara merekam dari atas. Kamera itu disebut Jimmy Jib. Seperti kamera 5 di sana.” ucap Ye Jin menunjuk ke layar
Terlihat seperti ada orang di dalam ruangan, pria berkacamata yang disampingnya pikir banyak produser yang tidur di studio. Ye Jin pikir bukan orang tidur lalu melihat ada seorang Produser Asosiasi wanita untuk ‘Entertainment Weekly’ bernama  Shin Hae Joo, si pria berkacamata melihat Seorang pria bernama Ra Joon Mo.
“Kenapa Ra Joon Bal di sana? Dia mengatakan dia akan Korean Communications Commission (KCC).” komentar Ye Ji
“Ada desas-desus bahwa mereka sedang berkencan. Apa itu benar?” kata si pria kacamata
Ye Jin merasa itu tak mungkin karena pasti mereka hanya berbincang saja. Tiba-tiba Hae Joo memberikan ciuman di pipi Joon Mo. Seung Chan yang melihat ke monitor melonggo sampai menjatuhkan note dan pulpennya. Ye Ji terlihat melirik sedih kearah layar dari Jimmy Jip. 

[15:00 – Waktu istirahat OJT di lobi]
Seung Chan termenng sedih, Hae Joo yang sedang berjalan dengan temannya melihat Seung Chan lalu menyapa berpikir kalau Seung Chan datang nonton Music Bank. Seung Chan memberitahu kalau ia pegawai baru  di Departemen Variety.
“Ini, di sini, adalah Baek Seung Chan. Kita pergi ke gereja bersama-sama kan.” kata Hae Joo memperkenalkan Seung Chan pada temannya.
“Sebenarnya, itu sekolah.” kata Seung Chan mencoba membenarkan.
“Oh benar, sekolah. Kau tinggal dekat sekolah di Shilim-dong.” ucap Hae Joo
“Aku tinggal di Yeouido dan Aku tinggal disana sejak aku lahir.” Kata Seung Chan kembali memperbaiki ucapan Hae Joo
Akhirnya Hae Joo hanya bisa berkomentar kalau tempat tinggal Seung Chan itu dekat dengan tempat kerja lalu pamit pergi. Seung Chan hanya bisa terdiam karena ternyata Hae Joo benar-benar tak mengenalnya. 

Toilet pria
VJ tetap merekam menanyakan keadaan Seung Chan yang ada didalam. Seung Chang mengatakan ia baik-baik saja. Pria bernama Ra Joon Mo berusia 35 tahun masuk ke dalam kaget karena ada kamera di dalam kamar mandi.
“Apa yang kau rekam? Oh…Documentary 3 Days? Kau harus syuting di kamar kecil juga? Kenapa kau bekerja begitu keras?”keluh Joon Mo sambil mencuci tangannya.
Seung Chan keluar dari toilet dengan wajah terlihat sembab karena menangis lalu melihat wajah Joon Mo adalah pria yang bersama Hae Jo di studio. Dengan sengaja ia mencipratkan tangannya setelah mencuci tangan lalu berpura-pura tak sengaja.
Joon Mo menerima telp dari memberitahu kalau ia akan ke KCC lalu bertemu setelah jam 6 sore. Saat itu Seung Chan dengan sengaja mengeringkan tanganya di mesin pengering yang membuat suara bising. Akhirnya Joon Mo mengambil tissue lalu keluar dari toilet. 

“Untuk lebih spesifik, KCC adalah Korean Communications Commission. Ini seperti… Jika rating seperti rapor PD, maka KCC seperti profil siswa. Jika kau mendapatkan salah satu dari hal-hal ini, itu berarti kau melakukan suatu kesalahan.” jelas Joon Mo pada kamera sambil berjalan memperlihatkan surat ditanganya.
Lalu ia tersadar rekaman itu akan ditayangkan untuk program acara “Documentary 3 Days” dan ia tak bisa bicara sembarangan jadi ia akan melakukan bagian itu lagi. Dengan berdiri tegak ia berbicara didepan kamera.
“KCC adalah lembaga yang sangat penting. TV disiarkan ke masyarakat umum. Peran mereka adalah untuk memeriksa setiap pelanggaran peraturan. Serta membimbing kita untuk budaya siaran yang sehat. Namun, tidak menyenangkan untuk mendengar dari mereka.Entah kau seorang anak kecil atau orang dewasa, tidak ada yang suka diberi ceramah.” kata Joon Mo lalu merasa ucapannya tadi mulai ngawur
[Kenapa PD Variety Show yang paling sering dipanggil?] tertulis dilayar
“Kerusakan martabat seseorang. Tapi jujur, kita benar-benar tidak punya banyak martabat. Entah itu atau merokok. Yang satu ini begitu sulit untuk dilihat. Ketika orang-orang merokok di balik pohon, itu benar-benar sangat sulit untuk melihat mereka. Juga, tidak mengenakan sabuk pengaman atau syuting di atas kereta api. Atau tidak mengenakan helm sepeda motor.Masalahnya, semua itu tidak apa-apa di film.Tapi, jika melakukan itu di TV, maka kau akan mendapatkan panggilan segera.” kata Joon Mo yang memperlihatkan surat ditangannya.
[Mengapa anda dipanggil hari ini?]  Joon Mo berpikir alasan dia dipanggil. 

Ketua KCC membaca bekas laporan kalau Joon Moo mengucapkan kata vulgar selama siaran. Joon Mo mengakui kalau hanya mengucapkan kata “upil” Anggota lainnya juga membahas Joon Mo yang mengucapkan kata itu ada pada 15 episode bahkan sampai ada pada saat adegan makan
“Ah, ini… Ketika makan disebutkan, itu bukan tentang fisik yang menelan itu. Ini adalah perwakilan aksi orang yang kurang dan memperhitungkan bahwa setiap orang di bangsa ini bisa setuju…” ucap Joon Mo membela diri
“Apa tidak mungkin untuk menggantinya dengan istilah yang lebih bermartabat?” komentar anggota lainnya
“Ini tidak akan sama dengan kata seperti ‘sekresi’… Ada sesuatu yang terasa ortodoks tentang kata ‘upil’ Dan juga…” kata Joon Mo dengan mata tertutup
Tapi saat terbuka para anggota KCC melonggo, akhirnya ia hanya bisa mengucapakan permintaan maaf dan berjanji akan memperbaikinya. Seorang pria juga memarahi Joon Mo kalau acara 2 Days, 1 Night ditayangkan saat makan malam dan tak mungkin pemirsa ingin melihat saat mereka makan.
“Aku tidak berpikir mereka akan menyukainya jadi Aku minta maaf.”ucap Joon Mo tertunduk
“Ada baiknya kau meminta maaf dengan cepat, PD Ra Joon Mo. Tapi, kau selalu kembali ke sini lagi, sehingga sebagai ketulusanmu…” kata Ketua KCC akan siap-siap membuat keputusan. 

Joon Mo keluar dari lift sambil mengeluh kesal karena ia dipanggil hanya karena kata-kata “upil” tak sengaja ia bertemu dengan  Reporter Kang di lobby. Reporter Kang menyindir Joon Mo yang seharusnya ada distasiun TV bukan di KCC.
“Itu yang selalu kukatakan. Berhenti menulis berita negatif tentang acaraku.” pinta Joon Mo memohon
“Baiklah, setelah acaramu tidak ada, aku tidak akan bisa menulisnya lagi.” kata Reporter Kang
“Apa yang kau bicarakan?” balas Joon Mo
“Aku mendengar acaramu akan dihentikan.”kata Reporter Kang
Joon Mo kaget, menurutnya kalau memang benar sebagai PD mungkin ia akan tahu kalau acaranya akan dihentikan. Reporter Kang pikir kalau sebuah acara dihentikan maka PD adalah yang terakhir akan tahu. Joon Moo mengumpat Reporter Kang banyak mendengar hal-hal aneh dan menegaskan kalau dirinya adalah PD yang tak mungki tak tahu dengan acaranya sendiri. 

 Di depan lobby KCC

“2 Days, 1 Night…Season 1, Ketika Young Suk dan Myung Hwan berada di sini, semuanya benar-benar bagus saat itu. Kang Ho Dong dan Lee Seung Gi, Tapi, di Season 2 semuanya agak tidak baik Dan kemudian Season 3, Yoo Ho Jin benar-benar melakukannya dengan cukup baik. Setelah itu, aku yang menanganinya. Semuanya sama. Sekelompok pria keluar dan melakukan ini dan itu. Jadi, kita benar-benar mengubah segalanya. Sebuah 2 Days 1 Night dengan aktris perempuan. Ini inovatif!” cerita  Joon Mo di depan kamera
4 orang wanita menulai syuting variety Show 2 Days 1 Night, Joon Mo sebagai PD memberitahu mereka akan pergi ke Geojedo. Si wanita tua tak tahu dimana tempat itu, wanita muda tak ingin pergi hanya ingin di di Kyungki saja.
Si ahjuma juga tak ingin diberi makanan yang aneh-aneh karena lambungnya bermasalah, wanita disampingnya juga tak ingin pergi kalau toiletnya jelek seperti episode sebelumnya. Wanita bagian kreatif yang menulis perintah hanya melonggo karena anggota 2 days 1 night tak membacanya. Nenek juga tak ingin tidur diluar karena badannya terasa sakit-sakit. Joon Mo hanya mengelus bagian tengkuknya karena dibuat pusing.
 “Tapi, ini…Ini pasti terlalu inovatif. Ratingnya… jujur telah mencapai titik paling bawah. Itulah mengapa ada rumor palsu seperti ini. Tapi, saat krisis juga sebuah kesempatan. Aku tidak khawatir.”ucap Joon Mo mencoba tersenyum didepan kamera tapi ia seperti tak bisa menyembunyikan wajah khawatirnya. 
Sinopsis The Producer Episode 1 Part 1 | Maressa Bernadetta | 4.5
error: Content is protected !!